ADVERTISEMENT

Jumat, 02 Sep 2022 21:30 WIB

Ternyata Ini 5 Makanan Ampuh Bersihkan Usus Besar

Fadila Namira - detikHealth
woman with colorectal cancer concept on the pink backgorund Ilustrasi usus. (Foto: Istock)
Jakarta -

Usus besar adalah salah satu organ tubuh terletak paling akhir pada proses pencernaan. Organ ini berfungsi untuk menyimpan sampah makanan (tinja) yang telah diolah sebelum akhirnya dibuang melalui anus. Oleh karenanya, ia juga menarik dan meresap zat-zat yang terkandung pada makanan yang telah kita konsumsi.

Zat-zat ini tidak hanya berupa vitamin dan mineral, tetapi ribuan mikroorganisme, seperti virus dan bakteri. Peneliti kesehatan pun telah membuktikan bahwa ada ratusan bahkan ribuan penyakit berbahaya yang bersumber dari sistem pencernaan manusia, misalnya diare, sembelit, usus buntu, radang, infeksi usus, hingga kanker.

Hal itu menjadi lebih konkrit bila setiap orang tidak menjaga pola makan dan hidup mereka. Dikutip dari laporan penelitian kanker di Inggris, 11 persen kanker usus disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas.

Agar tidak terjadi hal seperti itu, jagalah metabolisme tubuh dengan banyak mengonsumsi makanan untuk membersihkan usus besar.

Makanan Untuk Membersihkan Usus Besar

1. Makanan yang Berasal dari Tumbuhan (Plant-Based)

Bagi kalian pecinta sayur atau vegetarian, ini adalah kabar baik. Makanan dari tumbuh-tumbuhan sangat baik karena setiap bagiannya memberikan nutrisi yang bermacam-macam sehingga menyehatkan tubuh. Selain itu, ia berfungsi memperkuat sistem kekebalan imun guna terhindar dari infeksi dan peradangan. Terlebih saat pandemi seperti sekarang, ada baiknya masyarakat memperbanyak makan sayur dan buah.

Dikutip dari laman Rush, setidaknya setiap orang mengonsumsi lauk nabati, seperti sayur bayam, brokoli, tempe, tahu, dan kacang-kacangan. Sebab, makanan ini mengandung antioksidan yang dapat melawan dan mengikat secara alami sel-sel kanker dalam usus.

2. Ikan dan Ayam

Ketimbang daging merah, seperti sapi atau babi, ahli gizi lebih menyarankan manusia untuk mengonsumsi ikan dan ayam. Pasalnya, pengonsumsian 100 gram daging merah atau 50 gram olahannya (sosis, kornet, dan nugget) setiap hari bisa meningkatkan risiko kanker kolorektal sebanyak 15-20 persen.

Angka itu meningkat tajam bila cara prosesnya tidak tepat. Apabila daging tersebut dibakar dengan suhu tinggi bisa memunculkan zat karsinogenik. Karsinogenik adalah suatu senyawa yang bisa memunculkan kanker. Fakta ini diambil dari laporan penelitian lembaga kanker Amerika, yaitu The American Cancer Society (ACS). Lebih baik diganti dengan ikan atau ayam. Kalaupun ingin dikonsumsi, masyarakat tidak dianjurkan lebih dari 340-510 gram per minggu.

3. Yogurt

Makanan yang bisa membersihkan usus selanjutnya adalah yogurt. Makanan atau minuman berprobiotik ini bisa ditemukan dengan mudah pada pusat-pusat perbelanjaan. Produk ini disarankan karena mengandung banyak mikrobioma atau bakteri baik yang dapat memelihara usus dan melawan berkembangbiaknya virus dan jamur. Selain yogurt, makanan probiotik lain yang baik untuk usus adalah susu fermentasi, kimchi (sayuran khas korea), acar, tahu, dan tempe.

4. Makanan Berserat

Makanan berserat memang memberikan banyak manfaat, terutama bagi pencernaan. Walaupun kini sering kita jumpai bubuk serat di pasar ataupun toko online, makanan berserat alami jauh lebih baik disantap. Salah satunya adalah pepaya. Setidaknya terdapat 3-5 gram kandungan serat pada sebuah pepaya berukuran kecil. Hal ini sudah sangat membantu usus memaksimalkan kerjanya. Tidak ia menjadi buah paling direkomendasikan bila orang sedang sembelit.

Selain itu, beras merah dan oatmeal merupakan biji-bijian utuh yang ramah pencernaan karena mengandung lebih banyak zat baik yang dapat menyehatkan usus secara alami.

5. Kurangi Gula

Makanan manis yang banyak mengandung gula bisa memberikan dampak buruk bagi tubuh. Salah satunya adalah menyebabkan orang terkena obesitas sehingga pencernaannya tidak optimal. Itulah mengapa peneliti mengatakan pengidap obesitas lebih rentan terkena kanker usus.

Kue dan minuman bersoda bukan satu-satunya produk yang harus dikhawatirkan. Walaupun faktanya pada satu kaleng minuman bersoda, rata-rata terdapat 30 gram gula. Di samping itu, dokter menyarankan manusia untuk hanya mengonsumsi 25 gram gula setiap harinya. Namun, bukankah nasi putih dan mi instan memiliki kasus yang serupa?

Jadi, apakah kalian tertarik untuk hidup sehat dengan mengikuti daftar makanan di atas? Jangan lupa perbanyak gerak tubuh secara konsisten dan mencukupi kebutuhan air putih setiap hari untuk membantu kinerja usus semakin banyak.



Simak Video "Cara Mengetahui Status Gizi, Kamu Termasuk Normal atau Obesitas?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT