Senin, 08 Apr 2019 11:00 WIB

Susah Fokus Gara-gara Belum Makan Nasi? Ini yang Sebenarnya Terjadi di Otak

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bagi banyak orang, belum makan nasi artinya belum makan sama sekali (Foto: iStock) Bagi banyak orang, belum makan nasi artinya belum makan sama sekali (Foto: iStock)
Jakarta - Belum makan nasi dan kurang gula kerap jadi alasan tidak fokus atau cenderung lemot. Menurut ahli saraf dr Eka Musridharta, SpS, KIC, MARS dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Menurut dr Eka, otak tidak fokus jangan buru-buru dihadapi dengan segera mengonsumsi gula, nasi, atau jenis karbohidrat sederhana lain demi mengembalikan konsentrasi. Nggak fokus bisa jadi pertanda untuk mengevaluasi asupan yang bisa jadi lebih didomiminasi karbohidrat atau jenis gula lainnya.

"Sebetulnya nggak fokus hanya reaksi sementara pada otak yang kekurangan bahan bakar. Misalnya pada orang yang di tahap awal diet untuk mengurangi asupan karbohidrat salah satunya diet keto. Hal ini terjadi karena tubuh belum adaptasi menggunakan cadangan energi dari lemak dan protein," kata dr Eka.



Menurut dr Eka, otak tak lagi sulit fokus setelah melewati masa adaptasi selama 3 hari hingga 2 minggu. Selama durasi tersebut, tubuh telah telah terbiasa menggunakan cadangan energi dalam tubuh yang berasal dari lemak dan protein. Tubuh tak lagi hanya bergantung pada karbohidrat yang merupakan sumber energi utama tubuh.

Hasil pengolahan lemak dan protein bisa menghasilkan keton yang baik untuk bahan bakar otak. Selain tak buru-buru makan nasi dan asupan gula lainnya, dr Eka juga menyarankan mengevaluasi kecukupan nutrisi lain saat otak sulit fokus. Misal kurang air yang bisa mengakibatkan dehidrasi dan lemot.

(up/up)
News Feed