Senin, 08 Apr 2019 15:02 WIB

Lagi Diet Keto, Boleh Makan Nasi atau Tidak?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Godaan makan nasi jadi tantangan saat menjalankan diet keto (Foto: iStock) Godaan makan nasi jadi tantangan saat menjalankan diet keto (Foto: iStock)
Jakarta - Diet keto diterapkan dengan makan karbohidrat seminimal mungkin, sehingga tubuh bisa menggunakan cadangan energi dari protein dan lemak. Namun bagi orang Indonesia yang terbiasa makan nasi dan dikelilingi menu kaya karbo, mengurangi asupan karbohidrat bukan hal mudah.

Menurut dokter ahli obesitas dan penyakit dalam Eric C Westman, konsumsi nasi dalam diet keto bukan pantang atau harus dihindari. Nasi masih bisa dikonsumsi asal sesuai kebutuhan tubuh, tidak terlalu banyak, dan dibarengi kecukupan protein dan lemak.

"Ada sebagian pasien saya yang baik-baik saja meski tidak lagi mengonsumsi nasi. Sebagian lagi masih makan nasi dengan pertimbangan kondisi badan, usia, dan aktivitas fisik. Porsi makan nasi mereka yang diet dengan tujuan mencegah atau mengobati penyakit tentu beda. Selain itu, porsi nasi mereka yang usianya lebih muda tentu berbeda dengan yang tua," kata Westman.



Westman sendiri menetapkan batas atas konsumsi karbohidrat, yang salah satu sumbernya adalah nasi, sebesar 20 gram per hari pada pasien yang sehat. Penetapan porsi makan, apalagi pada pasien yang sakit atau mengalami gangguan, sebaiknya dilakukan dokter atau tenaga ahli yang punya kompetensi seputar diet.

Meski mengontrol ketat, Westman menyarankan tak perlu terlalu stres memikirkan porsi makan. Segala jenis makanan masih bisa dikonsumsi asal tidak terlalu banyak. Mengontrol konsumsi nasi serta asupan lain yang kaya gula dan karbohidrat mencegah peningkatan berat badan, yang selanjutnya menekan risiko terkena diabetes dan penyakit degeneratf lainnya.

(up/up)
News Feed