Rabu, 11 Nov 2020 05:00 WIB

7 Sumber Nutrisi Menyehatkan Ini Malah Jadi Penyakit kalau Berlebihan

Farah Nabila - detikHealth
Top view of a bowl full of broccoli branches surrounded by a wooden cutting board with a entire broccoli and a kitchen knife on top, an olive oil bottle, a metal colander and a little wooden tray with salt on a grey textured backdrop. Low key DSLR photo taken with Canon EOS 6D Mark II and Canon EF 24-105 mm f/4L Sayuran tertentu punya dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan (Foto: iStock)
Jakarta -

Makanan sehat adalah makanan yang mengandung beragam nutrisi yang diperlukan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Ada banyak pilihan makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi.

Namun, penting untuk diingat bahwa lebih banyak tidak selalu lebih baik. Beberapa makanan mungkin baik dikonsumsi dalam jumlah sedang, tetapi sangat berbahaya dalam jumlah besar.

Dikutip dari The Healthy, berikut makanan sehat yang berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.

1. Brokoli

Brokoli kaya akan vitamin dan nutrisi yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun jika dikonsumsi berlebihan, brokoli dapat menyebabkan hipotiroidisme atau penyakit kekurangan hormon tiroid.

"Ini karena brokoli mengandung tiosianat, yang membuat tubuh Anda sulit menyerap yodium. Jika Anda pernah mengalami masalah tiroid di masa lalu, pastikan untuk tidak mengonsumsi brokoli dalam jumlah yang sangat banyak," ujar Ahli gizi, Lyssie Lakatos, RDN, CDN, CFT, dan Tammy Lakatos Shames, RDN, CDN, CFT, penulis dari The Nutrition Twins' Veggie Cure.

2. Air lemon

Banyak ahli kesehatan yang menganjurkan untuk minum air lemon setiap pagi karena memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Namun konsumsi air lemon berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan gigi.

Menurut Ahli gizi, Lyssie dan Tammy Lakatos, jika minum banyak air lemon, asam dari lemon tetap menempel di gigi dan dapat merusak enamel gigi, yang membuat gigi mudah berlubang. Mereka merekomendasikan untuk berkumur setelah minum dan gunakan sedotan untuk meminimalkan kontak dengan gigi.

3. Susu almond

Masalah dengan alternatif susu sapi, seperti almond, oat, rami, kedelai, kelapa, dan susu beras, sering kali diproses dengan sangat baik dan memiliki banyak gula tambahan. Faktanya, susu nabati ini biasanya memiliki sedikit kandungan dari tanaman yang sebenarnya.

"Segelas susu almond rata-rata, misalnya, hanya memiliki sekitar empat buah almond" ujar
Keith Thomas Ayoob, EdD, RD, FAND, Profesor klinis asosiasi di Fakultas Kedokteran Albert Einstein. Inilah alasan Anda harus berhenti memberi susu non dairy pada anak.

4. Teh hijau

Banyak orang memilih minum teh hijau untuk membantu mencegah kanker, peradangan, dan penyakit jantung. Minum banyak teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam tubuh.

"Tanin yang ditemukan dalam teh hijau juga dapat mengganggu penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari sumber nabati), jika Anda memiliki kadar zat besi yang rendah atau berisiko mengalami defisiensi zat besi (beberapa atlet, lansia, wanita hamil, dan vegetarian yang tidak mengonsumsi cukup zat besi) hindari minum teh hijau saat makan," ujar Ahli gizi, Lyssie dan Tammy Lakatos.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Sudah Diet Tapi Tak Kunjung Kurus? Ini Tips Ampuhnya"
[Gambas:Video 20detik]