Kamis, 02 Sep 2021 07:00 WIB

Berat Badan Turun Tapi Tetap Fit, Bisakah? Yulia Baltschun Akan Menjawabnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
IG live Yulia Baltschun IG Live Yulia Baltschun
Jakarta -

Tubuh fit menjadi aset penting di tengah pandemi COVID-19. Bersamaan dengan itu, berat badan dan bentuk tubuh ideal menjadi dambaan banyak orang. Seiring gaya hidup baru ala pandemi COVID-19, mungkinkah berat tubuh terjaga sembari kesehatan jadi prioritas?

Banyak orang beranggapan makan banyak jadi salah satu kunci tubuh sehat. Atau jika sedang sakit dan ingin cepat sembuh, lagi-lagi makan banyak dipercaya menjadi solusinya. Namun rupanya, kebiasaan ini bisa jadi sandungan. Alih-alih bikin sehat, makan berlebih bisa jadi potensi obesitas.

Di lain sisi, tak bisa sembarang memangkas porsi makan, diet sehat perlu dibarengi gaya hidup dan kebiasaan tertentu. Alih-alih bikin body fit, cara instan demikian malah bisa mengganggu daya tahan tubuh.

"Persepsi ini harus diluruskan. Untuk menjaga imun kita tidak harus makan banyak, tetapi makanlah dengan jumlah yang cukup dengan jenis makanan yang lengkap gizi," kata praktisi fitness dan diet Yulia Baltschun yang baru-baru ini merilis buku 'I Hate Diet'.

Lantas, diet seperti apa sih yang sehat, aman, dan anti-ngawur terutama di tengah pandemi ini? Yuk kupas tuntas diet sehat bersama Yulia Baltschun di Instagram @detikcom, Jumat (3/9/2021) pukul 15.00 WIB!

Punya pertanyaan seputar diet? Kirim ke redaksi@detikhealth.com atau tulis di komentar.



Simak Video "Cara Tingkatkan Saturasi Oksigen Bagi Pasien Covid-19 yang Obesitas"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)