Ade Rai Sarankan Diet Puasa untuk Hempaskan Lemak, Begini Aturannya

ADVERTISEMENT

Ade Rai Sarankan Diet Puasa untuk Hempaskan Lemak, Begini Aturannya

Hana Nushratu - detikHealth
Minggu, 08 Jan 2023 06:00 WIB
Pria mana yang tidak pernah bermimpi punya perut sixpacks? Maestro binaraga Indonesia Ade Rai berbagi tips untuk mendapatkan tubuh ideal.
Ade Rai. (Foto: Ayunda/detikHealth)
Jakarta -

Viral Ade Rai (52) membagikan tips dietnya melalui kanal Youtubenya. Banyak netizen yang mengaku sudah mencoba dan berhasil menurunkan BB dengan tips dari Ade Rai.

Salah satu metode diet yang disebut sangat berpengaruh dalam penurunan berat badan adalah intermittent fasting (IF) atau diet puasa. Intermittent fasting merupakan puasa pada beberapa waktu tertentu setiap hari atau minggu.

"Jadi terakhir makan misalnya jam 8 atau 9 malam, nanti baru makan lagi jam 11 siang sebagai breakfastingnya, maka teman-teman tau bahwa dengan tidak makan pagi langsung makan siang, maka terjadi perubahan persentase kepemilikan dimana jendela tidak makan kita justru menjadi yang lebih dominan," ujar Ade Rai melalui kanal Youtubenya.

Mantan binaragawan itu memberikan opsi berupa time restricted feeding atau jam disiplin makan. Ia memberikan range untuk memilih durasi jendela makan yaitu:

  • 8 pagi - 4 sore
  • 10 pagi - 6 sore
  • 1 siang - 8 malam

"Kalau teman-teman bilang udah puluhan tahun harus makan pagi, oke berarti (dari) jam 8 pagi sampai jam 4 sore berarti terakhir makannya," tambah Ade Rai.

Pendekatan Intermittent Fasting

Meskipun kuncinya adalah 'puasa', intermittent fasting memiliki pendekatan yang berbeda-beda. Berikut pemaparannya:

Puasa bergantian (alternate-day fasting)

Pada pendekatan ini, seseorang makan secara normal satu hari. Di hari berikutnya, orang tersebut puasa atau makan dengan porsi kecil (kurang dari 500 kalori).

Puasa 5:2

Makan makanan normal lima hari seminggu dan puasa dua hari seminggu.

Puasa dengan batas waktu

Pendekatan ini yang digunakan oleh Ade Rai, yakni jendela makan dibatasi selama delapan jam. Contohnya, seseorang mengonsumsi makan siang sekitar pukul 11.00 dan dilanjut dengan makan malam pada pukul 19.00.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa puasa alternatif sama efektifnya dengan diet rendah kalori untuk menurunkan berat badan. Alasan ini masuk akal karena mengurangi jumlah kalori yang dimakan akan membantu menurunkan berat badan.

Manfaat Intermittent Fasting Bagi Kesehatan

Menurunkan berat badan dan aktif secara fisik membantu menurunkan risiko penyakit terkait obesitas, seperti diabetes, sleep apnea (kesulitan bernapas saat tidur), dan beberapa jenis kanker. Intermittent fasting memiliki manfaat yang sama dengan jenis diet lain yang mengurangi kalori secara keseluruhan untuk penyakit-penyakit tersebut.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa intermittent fasting mungkin lebih bermanfaat daripada diet lain untuk mengurangi dan memperbaiki kondisi yang terkait dengan peradangan, seperti:

  • Penyakit Alzheimer
  • Radang sendi
  • Asma
  • Sklerosis ganda
  • Stroke

NEXT: Efek Samping Intermittent Fasting



Simak Video "Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalani Intermittent Fasting"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT