Kolom Gizi

Ubi Vs Nasi Putih, Mana yang Lebih 'Diet Friendly'? Ini Komparasi Gizinya

Fitri Isnia Nuryani, S.Pt - detikHealth
Minggu, 19 Apr 2026 08:06 WIB
Ubi lebih diet friendly atau duit friendly? Foto: iStock
Jakarta -

Banyak orang memilih mengganti nasi putih dengan ubi saat sedang diet karena dianggap lebih sehat dan lebih "ramah" untuk menurunkan berat badan. Ubi kerap dipersepsikan lebih mengenyangkan, lebih rendah kalori, hingga lebih aman untuk gula darah. Tak heran, bahan pangan ini semakin populer sebagai alternatif karbohidrat utama.

Namun, benarkah ubi selalu lebih baik dibanding nasi putih? Atau justru keduanya punya peran masing-masing yang sering disalahpahami? Sebelum buru-buru mengganti menu harian, penting untuk memahami perbedaan keduanya dari sisi gizi dan dampaknya bagi tubuh.

Kandungan Gizi Ubi vs Nasi Putih

Jika dilihat dari komposisi gizinya, ubi dan nasi putih sama-sama menjadi sumber karbohidrat, tetapi memiliki perbedaan yang cukup jelas. Berdasarkan data USDA FoodData Central, dalam 100 gram nasi putih matang terkandung sekitar 130 kilokalori, dengan karbohidrat 28,2 gram, protein 2,7 gram, lemak 0,3 gram, dan serat yang relatif rendah yaitu 0,4 gram.

Sementara itu, dalam jumlah yang sama, ubi jalar rebus mengandung sekitar 86 kilokalori, dengan karbohidrat 20,1 gram, protein 1,6 gram, lemak 0,1 gram, serta serat yang jauh lebih tinggi, yakni sekitar 3 gram.

Perbedaan komposisi ini bukan sekadar angka, tetapi juga memengaruhi cara tubuh merespons keduanya. Mulai dari jumlah kalori, kandungan serat, hingga kecepatan dicerna, semuanya berperan dalam menentukan efeknya terhadap rasa kenyang dan metabolisme. Untuk memahaminya lebih jelas, perbedaan ini bisa dilihat dari beberapa aspek utama berikut.

1. Kalori: Tidak Terlalu Jauh, tapi Ubi Sedikit Lebih Rendah

Dari sisi energi, ubi memang lebih rendah kalori dibanding nasi putih. Namun, selisihnya tidak terlalu besar, sehingga tidak bisa menjadi satu-satunya penentu keberhasilan diet. Total asupan harian tetap lebih berpengaruh dibanding sekadar mengganti jenis karbohidrat.

2. Serat: Ubi Jauh Lebih Unggul

Perbedaan paling mencolok terletak pada kandungan serat. Ubi memiliki serat hampir tujuh kali lebih tinggi dibanding nasi putih. Kandungan ini berperan dalam memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan rasa kenyang, sebagaimana dibahas dalam jurnal Nutrition.

3. Karbohidrat dan Kemudahan Cerna

Nasi putih didominasi oleh pati yang mudah dicerna, sehingga lebih cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Hal ini dijelaskan dalam jurnal Food Chemistry. Sebaliknya, ubi mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membuat proses pencernaan lebih lambat, sehingga energi dilepas lebih bertahap, sebagaimana dibahas dalam American Journal of Clinical Nutrition.

4. Mikronutrien: Ubi Lebih Padat Gizi

Selain makronutrien, ubi juga mengandung vitamin dan mineral seperti beta-karoten, vitamin C, dan kalium dalam jumlah lebih tinggi. Sementara itu, nasi putih kehilangan sebagian zat gizi selama proses pengolahan, sebagaimana dijelaskan dalam publikasi FAO (Food and Agriculture Organization).



Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"


(fti/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork