Pisang adalah buah yang mudah ditemukan, harganya terjangkau, dan bisa langsung dimakan tanpa persiapan. Di balik kesederhanaannya, buah ini menyimpan kombinasi nutrisi yang memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar bagi tubuh. Dari pencernaan sampai kesehatan jantung, manfaatnya sudah diteliti dalam banyak studi.
Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat dari pisang:
1. Menjadi Sumber Energi yang Cepat
Pisang memberi ketersediaan sumber energi yang cepat. Kandungan karbohidratnya mudah dicerna dan bisa langsung digunakan sebagai bahan bakar oleh tubuh, sehingga rasa lelah bisa berkurang dalam waktu singkat.
Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia tahun 2017, dalam 100 gram pisang terdapat sekitar 22-33 gram karbohidrat tergantung jenisnya, yang sebagian besar berupa gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Kombinasi ini membuat energi dari pisang lebih mudah diserap dan digunakan dibandingkan sumber karbohidrat yang lebih kompleks.
Di dalamnya juga terdapat vitamin B6 yang berperan dalam proses metabolisme energi. Vitamin ini membantu tubuh mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi yang bisa langsung digunakan sel. Ketika kebutuhan energi meningkat, seperti saat beraktivitas padat atau setelah jeda makan cukup lama, pisang menjadi salah satu sumber energi yang terasa cepat dan stabil.
2. Membantu Pencernaan Lebih Lancar
Pisang membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur. Kandungan seratnya mendukung pergerakan usus sehingga proses buang air berjalan lebih lancar dalam keseharian.
Pisang tetap bermanfaat dalam menjaga ritme BAB sehari hari berkat kandungan serat larut berupa pektin dan juga kalium. Pektin bekerja dengan menyerap air di dalam saluran cerna lalu membentuk tekstur yang lebih lembut, sehingga feses lebih mudah bergerak di usus.
Studi yang terbit dalam jurnal Food Hydrocolloids tahun 2021 menunjukkan bahwa pektin dalam pisang berperan dalam membantu mengatasi konstipasi ringan. Efek ini terasa pada perut yang lebih nyaman dan pola buang air yang lebih teratur tanpa perlu intervensi berlebihan.
Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
(mal/up)