Kolom Gizi

8 Alasan Harus Sering-sering Makan Sayur, Termasuk Kontrol Berat Badan

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Minggu, 10 Mei 2026 13:03 WIB
Manfaat makan sayur. Foto: iStock
Jakarta -

Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan sekitar 96,7% penduduk Indonesia usia ≥ 5 tahun masih kurang konsumsi sayur dan buah. Angka ini memperlihatkan bahwa asupan sayur masih sering disepelekan dalam keseharian, padahal perannya sangat penting untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh.

Kondisi ini membuat banyak orang tidak mendapatkan cukup serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan setiap hari. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat berdampak pada pencernaan, daya tahan tubuh, hingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan yang muncul perlahan.

Kenapa sih harus rajin makan sayur? Berikut beberapa alasannya:

1. Sayur Bantu Menjaga Ritme Pencernaan

Sayur dikenal sebagai sumber serat alami yang membantu usus bergerak lebih teratur. Saat Sayur dikenal sebagai sumber serat alami yang membantu usus bergerak lebih teratur. Saat asupan serat tercukupi, sisa makanan di dalam saluran cerna tidak terlalu lama tertahan. Pergerakan ini membuat proses buang air besar terasa lebih lancar dan nyaman, tanpa perlu usaha berlebih seperti mengejan. Penelitian dalam jurnal Nutrients tahun 2013 menjelaskan bahwa serat bekerja dengan menahan air di dalam saluran cerna sehingga feses lebih lunak dan volumenya tetap ideal. Kondisi ini membantu usus bergerak dengan ritme yang teratur.

Di sisi lain, serat juga menjadi makanan utama bagi bakteri baik di usus. Komunitas mikroorganisme ini berperan besar dalam menjaga keseimbangan sistem pencernaan. Ketika asupan sayur kurang, jumlah dan kualitas bakteri baik bisa menurun. Dampaknya sering terasa dalam bentuk perut mudah kembung, tidak nyaman, atau ritme pencernaan yang tidak teratur.

2. Sayur Kaya Kandungan Vitamin dan Mineral

Tubuh membutuhkan berbagai vitamin dan mineral setiap hari untuk menjalankan fungsi dasar. Sayur menjadi salah satu sumber paling lengkap karena mengandung beragam nutrisi dalam satu kelompok makanan. Vitamin A berperan menjaga kesehatan mata, vitamin C mendukung daya tahan tubuh, sementara folat dibutuhkan dalam proses pembentukan sel yang berlangsung terus menerus di dalam tubuh.

Mineral seperti kalium dalam sayur ikut menjaga keseimbangan cairan dan membantu mengontrol tekanan darah. Semua nutrisi ini bekerja bersama seperti sistem yang saling terhubung. Saat asupan sayur terpenuhi, tubuh terasa lebih stabil dan tidak mudah lelah. Ketika konsumsi sayur kurang, tubuh tetap menjalankan fungsinya, tetapi tanpa dukungan optimal dari mikronutrien yang dibutuhkan setiap hari.



Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"


(mal/up)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork