Tren Ube Matcha Latte

Lagi Viral Minuman Ube Matcha Latte, Ini Kandungan Nutrisi Pentingnya

Mhd. Aldrian, S.Gz - detikHealth
Sabtu, 22 Agu 2026 18:02 WIB
Ube matcha latte yang sedang viral juga punya kandungan bermanfaat. Foto: Getty Images/iStockphoto/waaruchch
Jakarta -

Ube matcha latte menjadi salah satu minuman yang tengah digemari Gen Z dan tidak sedikit pula Gen Milenial yang rela mengantre demi mencicipi perpaduan ube, matcha, dan susu dalam satu cup.

Warna ungu dari ube yang berpadu dengan hijau matcha membuat minuman ini mudah mencuri perhatian. Di balik tampilannya yang menarik dan rasanya yang khas, bahan-bahan penyusunnya juga memiliki sejumlah zat gizi dan senyawa bioaktif yang menarik untuk dibahas.

Pada ube matcha latte yang diobservasi detikcom, satu cup berisi 30 gram ube, 50 ml susu sapi segar, 4,2 gram matcha powder yang dicampur air, dan 7 gram gula.

Lantas, apa saja manfaat nutrisi yang bisa diperoleh dari minuman yang sedang viral ini?

Sumber Karbohidrat Kompleks dan Serat

Ube menjadi salah satu sumber karbohidrat dalam ube matcha latte. Dalam satu cup yang menggunakan 30 gram ube, bahan ini menyumbang sekitar 29 kkal energi, 6,7 gram karbohidrat, dan 3,4 gram serat. Serat berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna dan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Karbohidrat dari ube berbeda dengan gula yang ditambahkan ke dalam minuman. Ube merupakan sumber karbohidrat kompleks yang juga disertai serat, sedangkan gula yang ditambahkan merupakan karbohidrat sederhana.

Pada ube matcha latte yang diobservasi, terdapat tambahan 7 gram gula yang menyumbang sekitar 6,6 gram karbohidrat. Jumlah gula yang digunakan tentu dapat berbeda pada setiap gerai karena formulasi dan tingkat kemanisan yang digunakan tidak selalu sama.

Artinya, ketika membahas kandungan karbohidrat dalam ube matcha latte, sumbernya tidak hanya berasal dari gula tambahan. Ube dan susu juga turut mengandung karbohidrat.

Sumber Antioksidan

Ube dan matcha sama-sama memiliki senyawa bioaktif yang menarik dari sisi gizi.

Warna ungu pada ube berasal dari antosianin, salah satu jenis flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Selain antosianin, ube juga mengandung senyawa fenolik seperti asam galat, asam ferulat, dan asam kafeat yang turut berperan dalam aktivitas antioksidannya.

Sementara itu, matcha mengandung berbagai senyawa polifenol, terutama katekin. Salah satu yang paling banyak dibahas adalah epigallocatechin gallate atau EGCG. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan dan menjadi salah satu komponen bioaktif utama pada matcha.

Matcha juga mengandung L-theanine dan kafein. Kafein bekerja dengan menstimulasi sistem saraf pusat. Dalam jumlah sedang, kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk.

Kandungan kafein dalam matcha dapat berbeda tergantung jenis matcha dan jumlah bubuk yang digunakan. Karena itu, kandungan kafein dalam setiap ube matcha latte juga tidak selalu sama.



Simak Video "Video: Diabetes di Usia 29 gegara Doyan Makan Dessert Viral"


(mal/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork