Kehadiran kol goreng sebagai hidangan pendamping (side dish) kerap dianggap melengkapi kenikmatan saat menyantap nasi hangat dan sambal. Teksturnya yang renyah berpadu rasa gurih membuat banyak orang sulit berpaling.
Namun, proses penggorengan bersuhu tinggi merusak kandungan vitamin dan justru menjadikan kol kaya akan serapan minyak jenuh.
Bagi yang ingin tetap menikmati sensasi makan yang menggugah selera tanpa mengorbankan kesehatan, ada beberapa alternatif pendamping makan yang jauh lebih aman.
Mencari Kerenyahan dari Sayuran Segar
Rasa gurih dan renyah dari kol goreng sebenarnya berasal dari kombinasi lemak dan tekstur renyah.
Dokter spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan, tekstur renyah yang alami sebenarnya bisa didapatkan dari pilihan sayuran lain yang lebih kaya serat dan air.
"Mungkin kalo mau cari crunch-nya ya dari kayak timun. Tapi makan timun tuh bukan cuma dua iris," ujar dr Yaze kepada detikcom, Jumat (16/10/2026).
Simak Video "Video: Punya GERD, Amankah Menyantap Daging Kurban?"
(aur/up)