Minggu, 20 Des 2020 16:58 WIB

11 Hari di ICU 'Dihajar' Corona Padahal Rajin Olahraga, Pria Ini Titip Pesan

Farah Nabila - detikHealth
Twitter @sampinggenic - atas izin yang bersangkutan 11 Hari masuk ICU 'dihajar' COVID-19 (Foto: Twitter @sampinggenic - atas izin yang bersangkutan)
Jakarta -

Sebuah kisah viral di media sosial menceritakan seorang pria yang terinfeksi COVID-19 meski rajin olahraga. Kisah ini dibagikan melalui sebuah thread Twitter milik Andino dengan akun @sampinggenic.

"I workout 6 times a week and also abstain from cigarettes. I don't have any proir respiratory problem conditions. I thought i was in best health condition. Then, i was hospitalized for #COVID_19 for 17 days...," tulis @sampinggenic yang hingga kini sudah mendapat 13.600 likes dan 6.500 retweets.

Dalam tweet tersebut ia mengaku tak menyangka akan terinfeksi COVID-19. Sebab, dirinya sudah rajin olahraga, tidak merokok dan tidak memiliki riwayat masalah pernapasan. Dalam seminggu, Andino rutin olahraga sebanyak 6 kali.

"Seperti kebanyakan orang yang bergaya hidup sehat, tidur cukup 8 jam sehari. Makan sehat. Minum bbrp vitamin. Karena skrg saya takut ke gym, jadi saya olahraga dirumah. 6 hari itu dibagi 2, 3 hari saya lari dengan jarak 5-10km dan 3 hari saya melakukan HIIT bodyworkout menggunakan apps freeletics yang programnya sudah dicustom sesuai dengan kapasitas kemampuan saya," ujar Andino saat dihubungi detikcom melalui pesan singkat, Minggu (20/12/2020).

"Dan semua itu saya lakukan pagi hari sekitar jam 5 pagi di lingkungan sekitar rumah yang sepi dengan tetap memakai masker & selalu sedia masker cadangan dikantong celana dimasukin plastik klip," tambahnya.

Pada 16 November ia dinyatakan positif COVID-19 dan langsung menjalani perawatan di rumah sakit. Sebelumnya ia merasakan beberapa gejala virus Corona seperti batuk, radang tenggorokan dan demam tinggi.




Tetapi, pada hari ke enam dirinya harus dipindahkan ke ICU karena sesak napas dan saturasi sudah dibawah 90 persen. Dalam tweetnya ia menceritakan bahwa ini merupakan pertama kalinya ia harus menjalani perawatan di ICU dan merasa takut.

"So, I was so close to die but I don't wanna die anytime soon. Berusaha mencerna menerima situasi, akhirnya memutuskan untuk fight mencoba optimis dan menggila menghibur diri supaya imun tubuh gak makin drop," tulis Andino dalam tweetnya.

Apakah harus sampai ada keluarga/teman/Anda sendiri yang meninggal agar percaya? Tetap pakai masker dan selalu jaga kebersihan badanAndino - penyintas COVID-19

Andino juga memberikan pesan untuk tetap memakai masker dan selalu menjaga kebersihan. Ia mengatakan sering melihat banyak orang yang setelah berolahraga lalu nongkrong tidak menggunakan masker.

"Virus tdk pandang bulu dan kondisi imun kita tdk selalu stabil. Virus bisa saja masuk dan kita tetap tdk sakit, berarti kita jadi OTG (Orang Tanpa Gejala) dan tetap bisa menularkan ke orang lain tanpa kita sadari. Apakah harus sampai ada keluarga/teman/Anda sendiri yg meninggal agar percaya? Tetap pakai masker dan selalu jaga kebersihan badan," ujarnya.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)