Senin, 18 Okt 2021 06:05 WIB

Terserang Anxiety Gara-gara Piala Thomas, Haruskah ke Dokter?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Indonesias Jonatan Christie celebrates after winning the mens single match in the Thomas Cup mens team final match between China and Indonesia, in Aarhus , Denmark, on October 17, 2021. (Photo by Claus Fisker / Ritzau Scanpix / AFP) / Denmark OUT Jonatan Christie mengunci kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020 (Foto: AFP/CLAUS FISKER)
Jakarta -

Pebadminton Jonatan Christie butuh 3 set untuk memastikan kemenangan Indonesia di Piala Thomas 2020. Skor yang saling kejar dengan lawan mainnya, Li Shi Feng, disebut-sebut bikin anxiety massal.

Sebenarnya apa itu anxiety dan apakah perlu periksa jika mengalaminya?

Dikutip dari Mayo Clinic, anxiety atau ansietas adalah hal yang normal dalam keseharian. Anxiety menjadi gangguan ketika frekuensi dan intensitasnya lebih sering dibanding yang lain, dan mengganggu aktivitas keseharian.

Gangguan ansietas atau anxiety disorder menyebabkan serangan rasa cemas sulit dikontrol dan berlangsung lama. Ada berbagai macam jenisnya, dan tiap orang bisa mengalami lebih dari satu jenis.

Pertanyaannya, perlukah periksa ke dokter? Periksa ke dokter perlu dilakukan jika mengalami:

  • Merasa khawatir berlebihan sampai tidak bisa bekerja, hubungan dengan orang lain terganggu.
  • Rasa takut, gelisah, dan cemas susah dikontrol dan merepotkan.
  • Merasa depresi, terjerumus ke penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan, atau punya masalah kesehatan mental lain terkait anxiety.
  • Berpikir bahwa anxiety mungkin berhubungan dengan masalah kesehatan fisik lain.
  • Sampai terpikir untuk bunuh diri. Jika mengalami, segera cari pertolongan!

Gejala anxiety bisa disimak di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Target Kesehatan Mental di Indonesia: ODGJ Berat Dapatkan Pelayanan "
[Gambas:Video 20detik]