Jangan Langsung Diurut! Begini Tips Dokter Tangani Cedera Lari

ADVERTISEMENT

Jangan Langsung Diurut! Begini Tips Dokter Tangani Cedera Lari

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Jumat, 09 Sep 2022 20:42 WIB
Shenzhen, ?hina - December 7, 2014: Five medical support people help  injured unidentified marathon runner  on the street,one runner running on the distance,shenzhen city,guangdong province,china
Mengatasi cedera saat lari (Foto: iStock)

Menurut dr Andi ada tiga faktor risiko yang membuat seorang pelari mengalami cedera. Faktor risiko ini karena adanya cedera sebelumnya yang tak ditangani, kesalahan latihan, dan teknik berlari yang salah.

"Ada faktor risiko pertama cedera sebelumnya yang tidak tertangani dengan benar," ucap dr Andi.

Untuk kesalahan dalam porsi latihan, biasanya dikarenakan beban berlatih yang berlebihan.

"Beban berlebihan ini buat tubuh berlebihan, tapi gimana dok kalau beban dikurangi nggak naik dong larinya? Jadi bukan beban tapi kapasitas yang ditingkatkan," bebernya.

Melakukan menu latihan yang tidak proporsional juga meningkatkan risiko cedera.

"Kapasitas ditingkatkan proporsional, jadi latihan lari, latihan otot strength, latihan mobility, dan latihan core. Jadi jangan cuma kaki doang mentang-mentang lari," tambahnya.

"Yang paling penting sehat dulu baru personal best. Faktor risikonya kita perbaiki," pungkasnya.



Simak Video "Tanda-tanda yang Perlu Diwaspadai Bila Seseorang Alami Cedera Kepala"
[Gambas:Video 20detik]

(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT