Kenapa Jadi Sering Kentut Saat Lari? Ini Penjelasan Medisnya

Devandra Abi Prasetyo - detikHealth
Sabtu, 30 Mei 2026 15:05 WIB
Perut terasa lebihh begah dan kembuh saat lari, kenapa ya? Foto: Getty Images/iStockphoto/DNY59
Jakarta -

Banyak pelari mungkin pernah mengalami kondisi perut kembung dan ingin kentut saat balapan. Bahkan, di kalangan runner ada semacam candaan serius untuk tidak sembarangan percaya kentut saat race karena takut ada 'bonus' yang ikut keluar. Don't trust a fart.

Menurut Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan gastroenterologi-hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH mengatakan bahwa munculnya rasa ingin kentut ketika lari memang umum terjadi.

Hal ini dipengaruhi oleh peristaltik usus adalah gerakan kontraksi dan relaksasi otot secara bergelombang dan tidak disadari (otomatis) yang terjadi di sepanjang saluran pencernaan.

"Kita tahu juga saat berlari itu memberikan guncangan pada usus, kemudian (usus) jadi lebih sensitif," kata Prof Ari ketika dihubungi oleh detikcom, Selasa (26/5/2026).

"Dan satu hal lagi juga, kita sebutkan tadi kenapa peristaltik meningkat karena hormon stres adrenalin itu juga meningkat, ini juga akan merangsang motilitas usus," sambungnya.

Prof Ari menambahkan bahwa rasa ingin kentut yang terjadi saat race bisa disebabkan oleh kondisi bernama aerofagia, yakni saat seseorang menelan udara secara berlebihan.

"Jadi udara yang masuk dalam mulut ke usus, dan ini juga bisa menyebabkan kembung pada seseorang dan dia akan merangsang timbulnya kentut tadi," kata Prof Ari.

"Dan biasanya memang, ini artinya peningkatan kentut ini meningkat pada saat dia berlari," sambungnya.



Simak Video "Video: Yang Perlu Dipersiapkan Buat Minimalkan Risiko Pas Ikutan Trail Run"


(dpy/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork