Menurut Anna, panggilan akrabnya, PMR dilakukan dengan merilis 'tension' atau ketegangan di beberapa kelompok otot seperti bahu, lengan, perut, hingga wajah. Metode ini disebutnya efektif meredakan kondisi psikologis yang tidak stabil atau bahkan meledak-ledak.
"Itu untuk merilis tension, makanya tadi dia harus mengepalkan tangan, angkat bahu. Karena semua tension itu biasanya di bagian tubuh itu tadi," katanya, dalam perbincangan dengan detikcom di Siloam Heart Hospital, Cinere, Depok, Sabtu (4/7/2026).
Di tengah situasi politik dan ekonomi yang serba tidak menentu, metode relaksasi dengan gerakan-gerakan otot juga bisa diaplikasikan dengan berolahraga. Dibanding stres cuma dipendam dan lama-lama terakumulasi lalu pada titik tertentu bikin meledak-ledak, melampiaskannya dengan mengikuti tren olahraga apapun yang sedang poluler, bisa sangat membantu selain juga bikin tubuh makin bugar.
"Dirilis lewat olahraga bagus nggak? Bagus. Kalau kita sudah tahu kita stres, tapi kita kekep terus kita tidur, ya tambah stres," kata Anna.
Simak Video "Video: Pilates dengan View Laut dari Atas Yacht"
(up/up)