Usai Insiden 'Cepirit', HYROX Revisi Aturan Kebersihan dan Diskualifikasi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 17 Sep 2026 11:15 WIB
Foto: Joanna Wietrzyk (Fred Lee/Getty Images)
Jakarta - Ajang kebugaran internasional HYROX resmi merombak dan memperketat buku aturan (rulebook) kompetisi mereka. Langkah tegas ini diambil menyusul insiden kontroversial di Beijing, China.

Saat itu, seorang atlet tetap dibiarkan berlari dan menggunakan fasilitas bersama meski mengalami insiden buang air besar (BAB) di celana atau encopresis. Perubahan regulasi ini berfokus pada perlindungan keselamatan medis serta pencegahan risiko kontaminasi biologis di arena pertandingan.

Dalam aturan terbarunya, HYROX memberi wewenang penuh kepada race director (direktur perlombaan). Direktur dapat langsung menarik atau menghentikan atlet dari lintasan, jika ditemukan paparan cairan atau kotoran tubuh, seperti darah, muntahan, urine, hingga kotoran manusia (faeces).

Atlet yang dihentikan karena pertimbangan higienitas dan risiko medis ini, akan otomatis dicatat gagal menyelesaikan perlombaan atau did not finish (DNF).

Respon atas Risiko Kontaminasi Peralatan

Co-founder HYROX, Moritz Fürste, mengakui adanya celah dalam penanganan insiden Beijing yang melibatkan pemegang rekor dunia asal Australia, Joanna Wietrzyk.

Kala itu, penanganan yang lambat memicu sorotan tajam karena atlet menggunakan berbagai peralatan latihan (workout station) yang juga dipakai oleh peserta lain.

"HYROX melakukan kesalahan karena tidak segera bereaksi selama perlombaan. Tentu saja kami langsung memperbaiki proses pelaksanaan acara serta membuat perubahan buku aturan secara seksama," tegas Fürste, yang dikutip dari ESPN.

Selain memperbarui aturan diskualifikasi di tempat, HYROX juga mempertegas protokol pembersihan arena. Pihak HYROX China mengonfirmasi bahwa seluruh area yang terdampak langsung diisolasi dan didisinfeksi, serta karpet lintasan yang terkontaminasi diganti total sebelum sesi lomba berikutnya berjalan.

Langkah perombakan aturan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan batas bagi para juri di lapangan, sekaligus memastikan standar higienitas dan keselamatan seluruh atlet tetap terjaga dalam setiap event global HYROX.



Simak Video "Video Viral Pria Umur 81 Taklukkan Hyrox Jakarta, Latihannya Nggak Main-main"


(sao/dpy)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork