Butuh 'Power Nap' tapi Tak Ingin Tidur Malam Terganggu? Ini Saran Dokter

Butuh 'Power Nap' tapi Tak Ingin Tidur Malam Terganggu? Ini Saran Dokter

Aura Zahradiva Penggalih - detikHealth
Senin, 12 Okt 2026 07:07 WIB
Sick woman lying on couch under blanket feeling exhaustion, suffering from headache, flu symptom.
Power nap. Foto: Getty Images/PrathanChorruangsak
Jakarta -

Beberapa orang menghindari power nap karena berdasarkan pengalaman bikin susah tidur di malam hari. Kalaupun bisa tidur, jadi lebih larut dari biasanya.

Meski dialami oleh beberapa orang, tidak serta merta bisa disimpulkan gangguan tidur di malam hari adalah dampak power nap. Hal itu disampaikan dr Oktaviana Niken, SpN, DAIFIDN, MMRS, FNR, AIFO-K, dokter saraf dan praktisi kesehatan tidur dari Brain Wellness & Sleep Center - Seraphim Medical Center.

"Justru kalau misalnya orang kurang tidur jadi lebih bermasalah," tegas dr Niken kepada detikcom, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Umumnya, gangguan susah tidur di malam hari dialami ketika durasi tidur siang terlalu lama. Menurut dr Niken, power nap biasanya cukup dilakukan selama 10-20 menit.

"Optimal itu 20-30 menit. Biasanya seperti itu kalau cuma niatnya untuk power nap," saran dr Niken.

Soal pilihan waktu, dr Niken menyarankan sekitar pukul 12 siang hingga pukul 15 sore. Walaupun biasanya terasa mengantuk selepas makan siang, dr Niken menyarankan untuk beraktivitas ringan terlebih dahulu sebelum power nap untuk menjaga kadar glukosa darah.



(up/up)
Dendam Tidur Sepekan
6 Konten
Gara-gara kurang tidur karena sibuk kerja sepanjang pekan, banyak orang terpikir untuk menebusnya di akhir pekan. Dilihat dari durasi mungkin impas, tapi apa iya tidur seharian benar-benar berkualitas?

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads