Pria-pria Catat! Menyentuh 5 Area Wanita Ini Malah Bikin Ambyar Momen Bercinta

ADVERTISEMENT

Pria-pria Catat! Menyentuh 5 Area Wanita Ini Malah Bikin Ambyar Momen Bercinta

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Senin, 10 Okt 2022 20:30 WIB
Fashion portrait of young elegant woman in bed
Foto: iStock
Jakarta -

Momen bercinta yang berkualitas umumnya diawali dengan 'foreplay' atau pemanasan yang baik, salah satunya dengan rangsangan sentuhan. Namun hati-hati, menyentuh area tertentu pada wanita justru bisa bikin wanita mendadak hilang 'mood'.

Saat gairah seksual mulai membara, biasanya pria akan menyentuh hampir seluruh bagian tubuh wanita. Efek dari setiap sentuhan pada tubuh wanita merupakan pintu menuju orgasme.

Namun dari setiap kesenangan yang dirasakan oleh wanita, terdapat beberapa bagian tubuh yang jika disentuh akan rawan meredupkan gairah seksual.

Dikutip dari Pulse, inilah 5 area tubuh wanita yang tidak boleh disentuh saat bercinta.

Serviks atau Leher Rahim

Leher rahim adalah salah satu bagian rawan dalam tubuh wanita. Leher rahim merupakan saluran sempit yang menghubungkan vagina menuju rahim.

Jika penis laki-laki tidak sengaja menyentuh area ini, wanita akan merasa kesakitan lantaran ada sesuatu yang menabrak leher rahimnya. Pria harus cepat-cepat menggeser ke posisi penetrasi yang tidak dalam.

Kepala Klitoris

Klitoris memang menjadi salah satu area sensitif wanita, lantaran memiliki banyak ujung saraf. Dengan cara merangsang klitoris, maka wanita akan cepat orgasme.

Namun, kepala klitoris bukanlah area yang bisa disentuh sembarangan. Jika pria melakukan seks oral pada klitoris, ada baiknya sampai di batang klitoris saja.

Kaki

Tenyata kaki juga merupakan daerah yang tidak boleh disentuh pria saat berhubungan seksual. Menurut sebuah penelitian dari Universitas Johns Hopkins, wanita membutuhkan waktu secara perlahan untuk mencapai klimaks.

Saat pria menyentuh bagian kaki wanita, hal ini akan sedikit menghambat wanita untuk mencapai orgasme hingga perasaan tidak nyaman.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT