Rabu, 22 Agu 2018 08:27 WIB

Penting! Ini Imbauan Koalisi Dokter Muslim Soal Fatwa Mubah Vaksin MR

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi vaksinasi difteri pada pelajar SMA (Foto: Ari Saputra) Ilustrasi vaksinasi difteri pada pelajar SMA (Foto: Ari Saputra)
Topik Hangat Fatwa Mubah Vaksin MR
Jakarta - Vaksin MR (Maesles Rubella) telah diputuskan statusnya lewat Fatwa MUI nomor 33 Tahun 2018. Vaksin tersebut haram, tetapi tetap boleh digunakan karena belum ada vaksin yang halal atau suci. Akan tetapi simpang siur soal vaksin ini masih saja ada di masyarakat.

Hal ini menarik perhatian sekumpulan dokter untuk angkat suara demi menghapus kekhawatiran masyarakat. Menurut rilis yang diterima detikHealth, para dokter yang mengatasnamakan Koalisi Dokter Muslim ini menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), salah seorang pegiat vaksinasi, termasuk dalam koalisi tersebut.

"Fatwa dan arahan MUI adalah 'MUBAH' Jadi boleh melakukan vaksin untuk anak-anak kita dan hal ini bisa menghilangkan keraguan," demikian tertera pada poin pertama yang tercantum.


Fatwa MUI tertulis adalah 'dalam proses menggunakan' BUKAN 'mengandung' babiKoalisi Dokter Muslim


Selanjutnya, berdasarkan rilis tersebut dijelaskan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan produk akhir vaksin MR tidak mengandung babi.

"Fatwa MUI tertulis adalah 'dalam proses menggunakan' BUKAN 'mengandung' babi," lanjutnya.

Mereka membandingkan vaksin MR dengan vaksin polio injeksi (IPV= Injection polio vaccine) yang dalam proses pembuatannya juga masih menggunakan enzim tripsin babi sebagai katalisator. Namun di hasil akhir vaksin sudah tidak ada. Beberapa ulama memfatwakan membolehkan karena sudah tidak mengandung babi dengan kaidah istihalah dan istihlak.

Koalisi Dokter Muslim juga mengatakan sejumlah negara-negara Islam pun memakai produk vaksin polio dan mewajibkan vaksin bagi penduduknya seperti terjadi di Arab Saudi.



Simak Juga 'Vaksin Palsu Beserta Dampak yang Ditimbulkannya':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)
Topik Hangat Fatwa Mubah Vaksin MR
News Feed