ADVERTISEMENT

Jumat, 15 Jul 2022 13:30 WIB

Penasaran Tapi Takut Mau Coba Ice Smoke? Catat Nih Pesan Penjual

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Penjual Ice Smoke Nitrogen Cair Penasaran tapi takut mau coba ice smoke? catat nih pesan penjual. Foto: Mochammad Fajar Nur/detikHealth
Jakarta -

Bocah usia 5 tahun asal Ponorogo, AH, mendadak jadi sorotan publik. Pasalnya, ia mendapatkan luka bakar 30 persen akibat kobaran api dari ice smoke, jajanan yang diolah dengan nitrogen cair.

Asal kobaran api masih belum diketahui pasti lantaran nitrogen cair yang digunakan untuk ice smoke umumnya bersifat tidak flammable.

Sementara itu di kesempatan yang berbeda, Dani (21), seorang penjual ice smoke di kawasan Pekan Raya Jakarta bercerita bahwa selama menjual jajanan tersebut dirinya belum pernah menemukan kejadian nitrogen cair yang digunakan memicu api atau luka terbakar.

"Saya baru tau justru, karena memang aman ini, saya belum pernah ada kejadian kebakaran kalau melepuh ada. Ini kita bakar sosis sama ngerokok di tenda juga uap-nya nggak bikin kebakar. Kalau bikin kulit luka itu karena ketetesan itu tuh cairan (nitrogen)," kata Dani saat ditemui detikcom, Kamis (14/7/2022).

Ia menyebut nitrogen cair yang digunakan untuk membuat jajanan ice smoke memang berisiko membuat kulit melepuh atau menghasilkan luka bakar dingin (cold burn) jika terkena paparannya terlalu sering. Namun, ia mengklaim jika sudah terkena snack atau dijadikan olahan makanan, maka aman dikonsumsi oleh pembeli lantaran tak bertahan lama dan bisa hilang dalam beberapa menit.

"Ya karena ini kan udah kena snack jadi aman, kalau kena langsung cairannya ke mulut ya baru tuh mungkin bahaya. Ini aman kan banyak juga es krim gini, soalnya ini kan nggak lama, berapa menit hilang," ucap Dani

Selain itu, Dani memberikan pesan kepada pembeli jajanan ice smoke terutama anak-anak yang didampingi orang tua untuk menanyakan kepada penjual apakah bahan yang digunakan memang nitrogen cair atau bahan kimia lainnya.

"Kalau pembeli, ya apa ya sarannya? Paling beli yang benar-benar nitrogen cair aja itu pastiin ke yang jual. Tapi kalau udah kena makanan sih aman ya," ujar Dani.

Dirinya sendiri bercerita beberapa kali terkena tetesan nitrogen cair yang digunakan untuk membuat ice smoke dan mengalami beberapa luka melepuh di area tangannya.

"Jadi cairan nitrogennya kan dingin banget, itu emang kalau terlalu lama luka kayak kebakar kecil. Rata-rata sih yang jualan semua pasti ada luka gini. Tapi itu gak sekali kena, biasanya sudah berkali-kali," sambungnya.

Akibat hal itu, Dani dan rekan kerjanya yang lain membekali diri dengan sarung tangan tebal saat melayani pelanggan. Ia juga selalu memastikan tabung nitrogen cair yang digunakan dalam kondisi aman.

"Ini aja saya sarung tangan dua lapis, ya tapi tetap aja ketetesan," tutur Dani.

"Sama paling saya sih cek tabung nitrogen takut bocor atau gimana. Tapi biasanya aman karena ini kan siap pakai kita pesannya," pungkasnya.

Sementara itu, dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, Dr dr Darma, SPKK(K), FINSDV, FAADV, menjelaskan risiko bahaya nitrogen cair jika bersentuhan dengan tubuh, yaitu bisa menyebabkan kerusakan termal yang parah pada kulit, mata, maupun organ.

"Nitrogen cair dapat menyebabkan kerusakan termal yang parah pada kulit, mata, dan organ dalam jika tidak ditangani dengan baik. Contoh cedera terkait termal yang dapat terjadi setelah kontak dengan nitrogen cair termasuk frostbite hingga kematian jaringan," ujarnya pada detikcom, Kamis (14/7).

Meski begitu, dr Darma juga mengungkapkan tingkat keparahan cedera tergantung pada durasi dan area kontak. Pada kebanyakan kasus, cedera terjadi saat kulit dan jaringan terbuka lainnya bersentuhan dengan nitrogen cair selama lebih dari beberapa detik.



Simak Video "Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalani Intermittent Fasting"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT