ADVERTISEMENT

Jumat, 29 Jul 2022 05:25 WIB

Round Up

Booster Kedua Vaksin COVID-19 Nakes Dimulai Hari Ini, Masyarakat Umum Kapan?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Program vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan masih terus berjalan. Pemprov DKI Jakarta gelar vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta. Booster kedua atau dosis keempat vaksin COVID-19 mulai diberikan pada nakes (Ilustrasi: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Pemerintah mulai memberikan booster kedua atau dosis keempat vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan (nakes), Jumat (29/7/2022). Ke depan, tidak menutup kemungkinan target vaksinasi booster kedua diperluas untuk masyarakat umum.

"Sangat memungkinkan adanya perluasan target sasaran, mengingat tidak hanya tenaga kesehatan yang berisiko tertular," kata Juru Bicara Satgas COVID-19, Prof Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers, Kamis (28/7/2022).

Sebagaimana pada vaksinasi dosis 1 dan 2 maupun booster sebelumnya, pemerintah menerapkan prioritas berdasarkan kerentanan terhadap risiko penularan. Nakes yang berada di garis depan penanganan selalu mendapat prioritas karena paling berisiko tertular, baru kemudian disusul masyarakat umum.

"Saat ini pemerintah berfokus melakukan pelaksanaan vaksin booster atau vaksinasi booster ketiga," jelas Prof Wiku.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/ 3615 /2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Booster ke-2 bagi Sumber Daya Manusia Kesehatan, Dirjen Pencehgahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan dr Mazi Rein Rondonuwu menetapkan bahwa vaksinasi booster kedua akan dimulai Jumat (29/7/2022).

Beberapa fakta terkait pelaksanaan booster kedua atau dosis keempat vaksin COVID-19 adalah sebagai berikut:

1. Prioritas untuk nakes

Saat ini, booster kedua atau dosis keempat vaksin COVID-19 masih menyasar tenaga kesehatan. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr Dante Saksono Harbuwono menyebut, nakes merupakan salah satu kelompok dengan risiko penularan tinggi sehingga membutuhkan perlindungan ekstra.

"Jadi nakes merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan terutama pada masa COVID ini. Kita tahu sudah ada 2 dokter yang meninggal akibat pandemi COVID yang berkembang dengan varian yang ada sekarang," jelas dr Dante.

"Maka diharapkan dengan memberikan booster kita bisa memberikan perlindungan nakes yang dapat melayani masyarakat secara umum secara sehat," lanjutnya.

2. Jenis vaksin yang digunakan

Dalam surat edarannya, dr Maxi menyebut vaksin COVID-19 yang digunakan untuk booster kedua atau dosis keempat adalah vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Beberapa jenis vaksin COVID-19 yang telah mendapat EUA dari BPOM RI untuk booster adalah:

  • Coronavac
  • Pfizer
  • Astrazeneca
  • Moderna
  • Zifivax
  • Sinopharm

3. Interval pemberian

Agar memberikan efek proteksi yang optimal, vaksin COVID-19 diberikan dengan interval atau jarak waktu pemberian tertentu. Untuk booster kedua atau dosis keempat kali ini, Kemenkes menetapkan interval selama 6 bulan sejak vaksinasi booster pertama atau dosis ketiga.

4. Lokasi pemberian

Vaksinasi COVID-19 dosis booster ke-2 bagi SDM kesehatan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan dan atau di pos pelayanan vaksinasi COVID-19.

NEXT: Minat booster meningkat 70 persen dalam 4 pekan.

Simak Video 'Seputar Vaksinasi Covid-19 Dosis Keempat yang Segera Dimulai':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT