Ubi jalar sering dianggap makanan sederhana, padahal kandungan gizinya sangat beragam dan bermanfaat bagi kesehatan. Selama ini, ubi ungu mungkin paling dikenal karena warnanya yang mencolok dan kandungan antioksidannya yang tinggi.
Namun, ternyata ada beberapa jenis ubi jalar lain dengan karakteristik dan manfaat yang berbeda.
Secara umum, kandungan dasar ubi jalar relatif mirip antar varietas. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) Kementerian Kesehatan RI, serta data pembanding dari USDA FoodData Central, ubi jalar mengandung energi, karbohidrat, dan serat dalam kisaran yang hampir sama per 100 gram, meski perbedaan warna memberikan keunggulan zat aktif tertentu.
1. Ubi Ungu: Kaya Antioksidan
Ubi ungu terkenal karena kandungan antosianin, yaitu pigmen alami yang juga berfungsi sebagai antioksidan kuat. Senyawa ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dalam 100 gram ubi jalar (sebagai acuan umum varietas), terkandung sekitar:
- Energi: ± 86-90 kalori
- Karbohidrat: ± 20-21 gram
- Serat: ± 3 gram
Manfaat utama:
- Menjaga kesehatan jantung
- Membantu mengontrol gula darah
- Berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis
Selain itu, ubi ungu juga memiliki indeks glikemik yang relatif moderat, sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Simak Video "Video: Takjil Kurma Ditambah Butter, Berapa Kalorinya?"
(fti/up)