Tiga gol yang bersarang ke gawang Aljazair pada laga perdana Piala Dunia 2026 kembali mengingatkan dunia bahwa usia tampaknya belum mampu menghentikan magis Lionel Messi. Di usia 38 tahun, sang kapten membawa Argentina menang 3-0 lewat hattrick pertamanya di panggung Piala Dunia.
Namun, ada sisi lain dari Messi yang tidak kalah menarik perhatian. Di luar lapangan, sang megabintang hampir selalu ditemani sebuah cangkir kecil dengan sedotan logam dan termos berisi air panas. Bukan kopi atau minuman olahraga, melainkan yerba mate, seduhan daun khas Amerika Selatan yang sudah menjadi bagian dari kesehariannya.
Kedekatan Messi dengan yerba mate sudah terlihat sejak lama. Setelah mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022, Messi mengunggah foto dirinya berbaring bersama trofi emas tersebut sambil menggenggam secangkir mate. Kebiasaan itu terus terbawa hingga masa bermainnya bersama Inter Miami, ketika ia kerap tertangkap kamera menikmati minuman yang sama sebelum maupun saat pertandingan.
Lalu, apa sebenarnya yerba mate yang begitu lekat dengan kehidupan Lionel Messi ini? Apa saja kandungan serta manfaat kesehatannya?
Kaya Kandungan Antioksidan
Yerba mate merupakan minuman yang dibuat dari daun tanaman Ilex paraguariensis, sejenis pohon asli Amerika Selatan. Daunnya dikeringkan, dipanggang, lalu diseduh dengan air panas. Minuman ini biasanya dinikmati menggunakan wadah khusus yang disebut mate dan sedotan logam bernama bombilla.
Sekilas, yerba mate mirip dengan teh atau kopi karena sama-sama mengandung kafein. Kandungan kafein dalam satu sajian dapat bervariasi, tetapi umumnya berada pada kisaran sekitar 30 sampai 80 miligram, tergantung jumlah daun dan cara penyeduhannya.
Selain kafein, yerba mate mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polifenol, saponin, serta kelompok antioksidan seperti asam klorogenat. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan kapasitas antioksidan yerba mate dapat sebanding atau lebih tinggi dibanding beberapa jenis teh.
Simak Video "Video: Meksiko Perketat Pengawasan Ebola Jelang Piala Dunia 2026"
(mal/up)