Sudah bayar slot race mahal-mahal, latihan endurance berbulan-bulan, tapi pas hari H malah zonk gara-gara urusan perut mules. Skenario horor ini sering banget menimpa para pelari pemula yang baru pertama kali ikutan event race, kenapa ya kok bisa begitu?
Sebagai informasi, dalam dunia medis, munculnya rasa ingin buang air besar (BAB) saat race bukanlah sugesti belaka, kerap disebut dengan istilah runner's trot. Dalam dunia medis, ini dikenal sebagai exercise-induced gastrointestinal distress.
Fenomena 'menyebalkan' ini dialami sekitar 30 hingga 50 persen pelari jarak jauh. Namun, memang masih jarang dibahas secara serius karena dianggap memalukan.
Menurut spesialis kedokteran olahraga, dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO salah satu alasan yang membuat para pelari mendadak mules di tengah race atau bahkan sebelum flag off adalah asupan makanan yang kurang tepat.
dr Andi, tenaga medis yang juga seorang pelari tersebut memberikan beberapa tips asupan makanan dan minuman, baik sebelum dan selama race untuk terhindar dari rasa mules.
"Sebelum race, kurangi serat tinggi, sayur mentah, buah berserat tinggi, kacang-kacangan. Makan 2-3 jam sebelum start, jangan terlalu mepet," kata dr Andi saat dihubungi detikcom, Kamis (28/4/2026).
Simak Video "Video: Yang Perlu Dipersiapkan Buat Minimalkan Risiko Pas Ikutan Trail Run"
(dpy/up)