Pria Ini Coba Diet Cuma Makan 1 Kali Sehari Selama Seminggu, Begini Efeknya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Selasa, 13 Jan 2026 09:36 WIB
Foto ilustrasi: Getty Images/Dreamer Company
Jakarta -

Seorang pria membagikan pengalamannya mencoba diet One Meal A Day (OMAD). Itu merupakan metode satu kali makan sehari yang hasilnya mungkin mengejutkan banyak orang.

Diet OMAD merupakan salah satu bentuk intermittent fasting yang bertujuan memaksa tubuh membakar lemak. Pelaku diet ini mengonsumsi seluruh kebutuhan kalori harian dalam satu kali makan utama, biasanya dalam jendela waktu sekitar satu jam.

Setelah itu, tubuh akan berpuasa selama sisa 24 jam. Meski begitu, air putih dan minuman tanpa kalori, seperti kopi hitam atau teh, tetap diperbolehkan untuk menjaga hidrasi.

Seorang pegiat kebugaran Will Tennyson mencoba menjalani diet OMAD selama satu minggu, dan mendokumentasikannya pengalamannya di kanal YouTube miliknya. Ia mengaku tidak memiliki target kebugaran tertentu, tetapi merasa penasaran apakah berat badannya akan naik atau turun.

Selain itu, ia ingin melihat seberapa banyak 'kalori' yang bisa dikonsumsi dalam satu kali makan.

Proses Diet OMAD

Tennyson memulai diet tersebut dengan mengonsumsi semangkuk besar Chipotle, lalu berolahraga. Ia menyebut sejauh ini, OMAD belum terlalu mempengaruhi rutinitas latihannya karena ia biasanya berolahraga dalam keadaan puasa.

Namun, perbedaan mulai terasa pada jeda antara olahraga dan waktu makan yang menjadi sangat lama. Ia mengaku benar-benar kelelahan di sela latihan pukul 11.00 siang dan 17.45 sore, hingga akhirnya harus meninggalkan kelas secara total.

Biasanya, Tennyson 'buka puasa' sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Setelah itu, pikirannya terus tertuju pada makanan.

Ia baru makan sekitar pukul 18.00 dan merasa dorongan untuk makan berlebihan.




(sao/kna)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork