Rabu, 03 Jun 2015 13:03 WIB

Ulasan Khas Hamil Muda

Dokter Sebut Porsi Makan Tak Perlu Dobel Meski Sedang Hamil Muda

Andara Nila Kresna - detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock) Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Topik Hangat Ulasan Khas Hamil Muda
Jakarta -

Porsi makan ibu hamil (bumil) yang sedang hamil muda terkadang lebih banyak dari biasanya. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi janin yang sedang dikandung.

Padahal men‎urut dr Dwiana Ocviyanti, SpOG dari RSCM, bumil tak harus makan banyak, apalagi memesan porsi dobel untuk dua orang. Sebabnya kala hamil muda, kebutuhan nutrisi untuk janin belum terlalu besar, meskipun tetap harus seimbang.

"Porsi pada bumil muda sebetulnya biasa saja dan sebetulnya ga perlu kalori tambahan terlalu banyak. Ia hanya butuh 300 kalori tambahan atau setara dengan dua gelas susu sapi. Tidak usah terlalu banyak makan asal gizinya seimbang," tutur dr Dwiana saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis Rabu, (3/6/2015‎).

Baca juga: Ibu Hamil Jangan Pantang Makan Agar Anaknya Kelak Tak Pilih-pilih Makanan

dr Dwiana mengatakan jika bumil makan terlalu banyak, risiko obesitas akan mengintai. Obesitas pada ibu hamil dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan antara lain tekanan darah tinggi yang bisa berakibat pada pre-eklamsia.

Normalnya, berat badan ibu hamil naik 8 hingga 10 kg. Namun dr Dwiana mengatakan berat badan biasanya baru akan naik di trimester kedua, dengan kenaikan berat badan yang ideal satu setengah hingga satu kilogram per bulan.

Karena itu sangat penting untuk bumil muda tidak makan terlalu banyak, dan memastikan makanan yang dimakan memiliki gizi seimbang. ‎Beberapa nutrisi yang penting diasup antara lain kalori, protein, serat, vitamin, karbohidrat dan sedikit lemak. Jangan lupa sertai asam folat, zat besi dan kalsium.

‎"Gizi seimbang memang cukup rumit namun lebih mudahnya cermati piramida makanan. Sebetulnya orang hamil sama perempuan yang ga hamil itu memiliki kebutuhan yang sama, yaitu butuh gizi seimbang supaya sehat. Kebutuhan mereka hampir sama, hanya beda 300 kalori saja pada bumil atau setara dengan dua gelas susu," terangnya lagi.

Terakhir, dr Dwiana mengingatkan bahwa makanan yang dikonsumsi ibu hamil muda haruslah bersih dan matang. Jika makanan tidak bersih dan matang, dikhawatirkan ada kuman yang tersisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan memengaruhi kesehatan serta pertumbuhan janin.

‎"Ada peraturannya, wanita hamil muda harus yakin bahwa yang dikonsumsi adalah makanan bergizi seimbang dan terbebas dari pencemaran. Segala sesuatu yang tidak bergizi dan tidak bersih sangat dilarang untuk dikonsumsi bumil muda. Apalagi yang mengandung pencemaran seperti formalin dan minyak jelantah," tandasnya lagi.

Baca juga: Kecukupan Nutrisi Harus Sudah Diperhatikan Sejak Merencanakan Hamil

"Makanan harus matang 100 persen. Yang ditakutkan adalah bumil bisa sakit jika tidak tercukupi kebutuhan gizinya. Tergantung pula pada bahan dan kualitas makanan. Carilah makanan yang sehat dan perhatikan cara memasak yang baik," pungkasnya.

(mrs/up)
Topik Hangat Ulasan Khas Hamil Muda