Senin, 19 Okt 2020 05:50 WIB

Rekomendasi Diet Berdasarkan Golongan Darah, Berminat Mencoba?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
penyebab payudara mengendur Amankah menjalankan diet golongan darah? (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Untuk mendapatkan berat badan yang ideal, diet memegang peran sangat penting. Ada banyak metode diet yang bisa dicoba, salah satunya adalah diet golongan darah.

Metode diet golongan darah ini digagas oleh seorang dokter naturopati bernama Dr Peter D'Adamo. Ia percaya golongan darah dapat mempengaruhi sistem pencernaan.

Tak sedikit juga orang yang mengaku berhasil menurunkan berat badan dengan cara ini. Namun, seperti metode diet lainnya, diet golongan darah juga memiliki risiko tersendiri.

Dirangkum detikcom, berikut pola makan bagi orang dengan golongan darah O, A, B, dan AB seperti yang diteliti oleh Dr Peter D'Adamo.

1. Golongan darah O

Pemilik golongan darah O disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti daging unggas, makanan laut, telur, kacang-kacangan, dan susu.

2. Golongan darah A

Dalam menurunkan berat badan, orang dengan golongan darah A disarankan untuk tidak mengonsumsi daging.

Namun, tak perlu khawatir akan kehilangan protein jika tidak mengonsumsi daging, kamu bisa mengonsumsi kacang-kacangan, tahu, tempe, telur, sayur-sayuran, dan biji-bijian.

3. Golongan darah B

Untuk orang dengan golongan darah B, mereka disarankan mengonsumsi atau memilih makanan yang beragam, seperti daging, buah, susu, makanan laut, dan biji-bijian.

4. Golongan darah AB

Orang dengan golongan darah AB disebut dapat mudah beradaptasi dengan segala jenis makanan. Oleh karena itu, mereka disarankan untuk mengonsumsi makanan laut, tahu, biji-bijian, buah, dan sayur-sayuran.

Risiko diet golongan darah

Meski metode diet ini disebut dapat membantu dalam membentuk tubuh yang ideal, diet golongan darah juga berisiko menyebabkan defisiensi mikronutrien, yakni kekurangan mineral dan vitamin.

Dalam sebuah wawancara dengan detikcom, dokter spesialis gizi dr Stella E Bella, MGizi, SpGK, menyebut diet golongan darah sebagai diet yang berbahaya. Tidak ada dasar ilmiahnya dan berisiko memicu kekurangan zat gizi.

"Tubuh membutuhkan variasi makanan untuk saling mencukupi kebutuhan tubuh. Kalau makanannya itu-itu saja, tubuh mengalami defisiensi mikro dan makronutrien jadinya," kata dr Stella kala itu.



Simak Video "Golongan Darah A Paling Berisiko Terinfeksi Parah Sars-CoV-2"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)